sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Goldman-Macquarie Naikkan Proyeksi Harga Nikel 2026 seiring Pengetatan Pasokan Indonesia

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
04/02/2026 07:43 WIB
Goldman Sachs dan Macquarie pada Selasa menaikkan proyeksi rata-rata harga nikel 2026, seiring pengetatan pasokan bijih dari Indonesia.
Goldman-Macquarie Naikkan Proyeksi Harga Nikel 2026 seiring Pengetatan Pasokan Indonesia. (Foto: MBMA)
Goldman-Macquarie Naikkan Proyeksi Harga Nikel 2026 seiring Pengetatan Pasokan Indonesia. (Foto: MBMA)

Bank investasi raksasa tersebut menyebut harga berpotensi naik hingga sekitar USD18.700 per ton pada kuartal II-2026, seiring ketatnya ketersediaan bijih yang menopang pasar.

Namun, Goldman juga memperkirakan pasokan akan kembali meningkat pada paruh kedua tahun ini setelah adanya persetujuan tambahan yang mendorong produksi mendekati 300 juta ton.

Kondisi itu diperkirakan mengembalikan pasar nikel olahan ke posisi surplus sekitar 191.000 ton dan menekan harga turun mendekati level biaya produksi, sekitar USD15.500 per ton pada akhir 2026.

Sementara itu, Macquarie turut merevisi naik pandangannya dengan menaikkan proyeksi rata-rata harga nikel LME 2026 menjadi USD17.750 per ton, dari sebelumnya USD15.000.

Macquarie menilai dampak bersih dari kebijakan pengetatan pasokan Indonesia adalah menurunkan proyeksi surplus pasar nikel global menjadi sekitar 90.000 ton, dari sebelumnya 250.000 ton.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement