IDXChannel - Goldman Sachs menilai pasar saham global masih berada dalam tren positif pada 2026, meski potensi imbal hasil diperkirakan lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam laporan Global Equity Strategy, 2026 Outlook: Tech Tonic yang terbit pada 18 Desember 2025, bank investasi tersebut memperkirakan pasar saham memasuki fase bull market yang semakin melebar, didorong pertumbuhan laba perusahaan dan ekspansi ekonomi global yang berlanjut.
Goldman Sachs memproyeksikan ekonomi dunia tetap tumbuh di seluruh kawasan, disertai pelonggaran kebijakan moneter yang moderat oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).
Dengan latar belakang ini, koreksi tajam atau bear market dinilai kecil kemungkinannya terjadi selama tidak ada resesi, meskipun valuasi saham saat ini sudah relatif tinggi.
Secara agregat, Goldman Sachs memperkirakan imbal hasil harga saham global mencapai sekitar 13 persen dalam 12 bulan ke depan, atau 15 persen jika termasuk dividen, dalam denominasi dolar AS.