Model laba Goldman menunjukkan pertumbuhan laba global tetap positif dan bahkan lebih kuat dibandingkan 2025, meski proyeksi tersebut berada di bawah konsensus analis.
Di Eropa, perbedaan ini terutama dipengaruhi dampak penguatan euro, mengingat sekitar 60 persen laba perusahaan berasal dari luar kawasan.
Goldman Sachs memperkirakan laba per saham STOXX Europe tumbuh sekitar 5 persen pada 2026 dan 7 persen pada 2027, dengan tekanan nilai tukar diperkirakan mereda pada tahun berikutnya.
Dengan konsentrasi pasar yang masih tinggi, terutama di AS baik dari sisi geografis, sektor, maupun saham individual, Goldman Sachs menekankan pentingnya diversifikasi.
Investor disarankan menyebar portofolio lintas kawasan, dengan porsi lebih besar ke pasar negara berkembang (EM), mengombinasikan strategi growth dan value, serta memanfaatkan peluang di sektor non-teknologi yang turut diuntungkan dari belanja modal teknologi dan perkembangan AI.