AALI
11250
ABBA
74
ABDA
6500
ABMM
750
ACES
1525
ACST
380
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1385
ADMF
8525
ADMG
177
ADRO
1180
AGAR
412
AGII
1360
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
358
AHAP
62
AIMS
138
AIMS-W
0
AISA
310
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3370
AKSI
735
ALDO
450
ALKA
232
ALMI
262
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/02/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.52
-0.74%
-3.78
IHSG
6241.80
-0.76%
-47.85
LQ45
944.75
-0.82%
-7.79
HSI
28980.21
-3.64%
-1093.96
N225
28966.01
-3.99%
-1202.26
NYSE
0.00
-100%
-15539.42
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,262
Emas
808,747 / gram

Habiskan Rp178 Triliun, Warren Buffet Borong Saham Verizon & Chevron

MARKET NEWS
Djairan/iNews
Jum'at, 19 Februari 2021 16:00 WIB
Warren Buffet dilaporkan melakukan pembelian saham besar-besaran terhadap perusahaan telekomunikasi Verizon dan perusahaan migas Chevron.
Warren Buffet beli saham Verizon dan Chevron. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Semua langkah strategis dilakukan investor legendaris, Warren Buffet. Dia dilaporkan melakukan pembelian saham besar-besaran terhadap perusahaan telekomunikasi Verizon dan perusahaan migas Chevron, untuk pembelian ini dia menghabiskan dana USD12,7 miliar atau setara Rp178 triliun.

Dikutip dari Forbes, Jumat (19/02/2021), Rincian saham yang dibeli Buffet melalui Berskhire Hathaway, antara lain 147 juta lembar Verizon 8,6 miliar dolar AS dan 48,5 juta lembar Chevron senilai 4,1 miliar dolar AS. Aksi itu dinilai mengindikasikan tren pasar modal tahun ini akan digerakkan oleh saham-saham siklikal.

Sepanjang tahun lalu, saham jenis ini tertekan karena pandemi Covid-19. Vaksinasi yang mulai berjalan tahun ini akan menjadi katalis bagi saham-saham siklikal.

Hal ini selaras dengan riset Bank of America yang memperkirakan keuangan dan energi akan menjadi sektor terbaik pada 2021. Morgan Stanley baru-baru ini juga merekomendasikan saham-saham perbankan seiring pemulihan ekonomi.

Namun, kondisi pasar saham saat ini bukannya tanpa risiko. Buffett kerapkali menggunakan perhitungan sederhana untuk mengukur risiko dengan cara menghitung rasio antara nilai kapitalisasi pasar dengan PDB.

Saat ini, rasionya mencapai 199 persen atau 2 kali lipat.

Sejumlah Media Saat bubble dotcom sekitar 20 tahun yang lalu, Buffett lalu memperingatkan hal tersebut saat rasio mencapai 160 persen. "Jika rasio mendekati 200 persen, Anda sedang bermain api," kata Buffett.

Saat bubble dotcom sekitar 20 tahun yang lalu, Buffett lalu memperingatkan hal tersebut saat rasio mencapai 160 persen. "Jika rasio mendekati 200 persen, Anda sedang bermain api," kata Buffett. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD