Selain itu, kapal-kapal pengangkut LNG saat ini terhambat melintasi Selat Hormuz, jalur perairan dari Teluk Persia yang menjadi akses utama eksportir Timur Tengah menuju Asia.
Asia dan Eropa sama-sama sangat bergantung pada pasokan LNG dari Timur Tengah, namun Asia dinilai lebih bergantung.
Pakistan, misalnya, memperoleh hampir 100 persen pasokan LNG-nya dari Qatar, menurut Rystad Energy. Bangladesh dan India juga mendapatkan sebagian besar LNG mereka dari kawasan tersebut.
“Negara-negara itu kemungkinan beralih ke batu bara untuk pembangkit listrik ketika perang mendorong biaya energi melonjak,” ujar analis batu bara di OPIS, unit Dow Jones, James Stevenson.
Salah satu keunggulan batu bara adalah dapat disimpan di lokasi pembangkit dalam jumlah yang cukup untuk bertahan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.