Harga minyak sawit cenderung mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Malaysia menurunkan harga referensi minyak sawit mentah untuk Juni ke level yang mempertahankan bea ekspor di 10 persen.
Ekspor minyak sawit Malaysia untuk periode 1-15 Mei diperkirakan turun 16,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya, berdasarkan data perusahaan inspeksi AmSpec Agri Malaysia.
Ringgit, mata uang perdagangan minyak sawit, melemah 0,71 persen terhadap dolar AS sehingga membuat komoditas tersebut lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang asing. (Aldo Fernando)