Adapun segmen kelapa sawit tetap menjadi kontributor utama dengan porsi sebesar 88 persen terhadap total pendapatan. Segmen ini mencatatkan penjualan sebesar Rp10,8 triliun, tumbuh 23,5 persen sejalan dengan peningkatan harga rata-rata penjualan CPO sebesar 13,2 persen menjadi Rp14,474/kg.
Dari sisi operasional, produksi Tandan Buah Segar (TBS) meningkat 3,8 persen menjadi 2,19 juta ton, dibandingkan 2,11 juta ton pada tahun sebelumnya.
Produksi CPO meningkat sebesar 4,9 persen menjadi 631 ribu ton, sedangkan produksi palm kernel (PK) naik 4,5 persen menjadi 119 ribu ton.
Perseroan juga berhasil menjaga tingkat Free Fatty Acid (FFA) CPO pada kisaran 39 persen, yang mencerminkan konsistensi dalam menjaga kualitas produk.
Pada segmen usaha produk kayu (wood products), perseroan mencatatkan kinerja yang membaik dengan penjualan mencapai Rp1,2 triliun, meningkat 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,1 triliun.