Kemudian, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diproyeksikan mencatat pertumbuhan lebih moderat sekitar 10 persen.
RHB juga masih meninjau ulang proyeksi untuk PT Elnusa Tbk (ELSA), meski konsensus Bloomberg memperkirakan perusahaan sejenis dapat mencatat pertumbuhan sekitar 24 persen pada 2026.
Pada kinerja tahun lalu, PGAS dan ELSA melaporkan hasil yang relatif lemah. Laba ELSA tercatat stagnan secara tahunan karena penurunan 36 persen pada segmen hulu, meski bisnis hilir dan jasa penunjang migas membantu menahan penurunan.
Sementara itu, laba PGAS turun 37 persen terutama akibat pencatatan penurunan nilai aset migas sekitar USD100 juta.
Di sisi lain, AKRA dan MEDC hingga kini belum merilis laporan kinerja tahun buku 2025.