IDXChannel - Harga minyak dunia ditutup melemah pada Jumat (10/4/2026) dan mencatat penurunan mingguan terbesar sejak 2022 menjelang pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang bertujuan mengamankan gencatan senjata permanen.
Kontrak minyak mentah masih bergerak di sekitar USD100 per barel seiring serangan yang terus berlangsung dan aliran minyak melalui Selat Hormuz yang tetap sangat terbatas.
Sementara kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan di Arab Saudi masih membayangi. Harga di pasar fisik bahkan tercatat berada di level tertinggi sepanjang masa.
Minyak mentah Brent turun 0,8 persen menjadi USD95,20 per barel, sekaligus menutup pekan dengan penurunan 12,7 persen.
Pelemahan ini terjadi setelah aksi jual tajam menyusul kesepakatan gencatan senjata dua pekan antara Iran dan AS yang dimediasi Pakistan pada Selasa.