IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tajam sepanjang pekan ini, berbanding terbalik dengan rupiah yang masih bertahan di kisaran level terendah sepanjang masa (all-time low) di tengah tekanan eksternal dan dalam negeri.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 2,07 persen ke level 7.458,50 pada Jumat (10/4/2026), mencatatkan reli tiga hari beruntun.
Secara mingguan, indeks melonjak 6,14 persen, meski secara year-to-date (YtD) masih terkoreksi 13,74 persen.
Indeks masih berusaha pulih setelah sebelumnya tertekan sentimen negatif, mulai dari isu investabilitas MSCI hingga konflik geopolitik Timur Tengah sejak awal tahun.
Penguatan IHSG didorong kebangkitan saham-saham big cap konglomerat, mulai dari Grup Barito hingga Bakrie, serta rebound bank-bank besar yang mengerek indeks sehingga mencatat kinerja mingguan yang solid.