Pekan ini, sentimen positif juga datang setelah FTSE Russell menegaskan Indonesia tetap berstatus Secondary Emerging Market.
Lembaga tersebut menyatakan terus memantau perkembangan reformasi pasar modal Indonesia dan akan mengumumkan keputusan terkait perlakuan efek Indonesia menjelang review indeks Juni 2026 setelah mempertimbangkan progres reformasi serta masukan pelaku pasar.
Di sisi global, pengumuman gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran turut meredakan kekhawatiran investor, meski kesepakatan tersebut dinilai masih rapuh dan perkembangan situasi geopolitik tetap dicermati oleh pelaku pasar.
Proyeksi IHSG
IHSG dinilai melanjutkan fase rebound setelah mampu bertahan di area support 6.920-7.020 dan menembus resistance kunci 7.340.
Analis BRI Danareksa Sekuritas melihat perbaikan momentum mulai terlihat dari penguatan MACD dan peningkatan volume perdagangan.