Di Timur Tengah, krisis antara produsen OPEC Arab Saudi dan Uni Emirat Arab terkait Yaman semakin dalam setelah penerbangan di Bandara Aden dihentikan pada Kamis.
OPEC+, yang terdiri atas Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan para produsen sekutu, dijadwalkan menggelar pertemuan pada Minggu.
Analis Sparta Commodities June Goh mengatakan pelaku pasar secara luas memperkirakan kelompok tersebut melanjutkan jeda kenaikan produksi pada kuartal pertama.
Ia menilai 2026 akan menjadi tahun penting untuk menilai keputusan OPEC+ dalam menyeimbangkan pasokan.
June Goh menambahkan, China diperkirakan terus membangun cadangan minyak mentah pada paruh pertama tahun ini, yang menjadi penopang bagi harga minyak.