sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Minyak Melesat 7 Persen Sepekan di Tengah Ketegangan AS-Iran

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
01/02/2026 11:15 WIB
Harga minyak mentah mencatat kenaikan mingguan paling tajam sejak Oktober, didorong ekspektasi potensi aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.
Harga Minyak Melesat 7 Persen Sepekan di Tengah Ketegangan AS-Iran. (Foto: Freepik)
Harga Minyak Melesat 7 Persen Sepekan di Tengah Ketegangan AS-Iran. (Foto: Freepik)

“Kenaikan harga ini mulai tertahan seiring munculnya prospek gencatan senjata dingin antara Rusia dan Ukraina, serta kemungkinan bahwa serangan terhadap Iran tidak terjadi, ketika pemerintahan Trump membuka peluang pembicaraan soal program nuklir Iran,” kata analis senior Price Futures Group Phil Flynn.

AS, yang dalam beberapa pekan terakhir memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah, juga menjatuhkan sanksi baru yang menargetkan tujuh warga negara Iran serta setidaknya satu entitas.

Penguatan dolar AS dari posisi terendah empat tahun yang tercapai awal pekan ini turut menekan harga minyak. Kenaikan dolar pada Jumat terjadi setelah Trump mengumumkan rencananya menunjuk mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh sebagai Ketua bank sentral AS, menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir pada Mei.

Penguatan dolar berpotensi menahan permintaan minyak dari pembeli yang menggunakan mata uang selain greenback.

“Kenaikan kembali produksi minyak mentah AS setelah penghentian sementara, serta Kazakhstan yang mendekati dimulainya kembali produksi di ladang minyak Tengiz, ikut memengaruhi perubahan sentimen pasar. Dengan kinerja harga yang sangat kuat sepanjang pekan, aksi ambil untung menjelang akhir pekan menjadi hal yang wajar,” kata analis PVM Oil Associate Tamas Varga.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement