Harga minyak Sepanjang pekan ini bergerak fluktuatif mengikuti perkembangan isu deeskalasi AS–Iran dan kekhawatiran terganggunya pasokan minyak melalui Selat Hormuz.
Jalur ini menjadi urat nadi perdagangan energi global di mana sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewatinya.
"Jika konflik terbuka terjadi di Iran, sekitar 3,4 juta barel per hari pasokan minyak berisiko terganggu. Namun yang lebih krusial adalah kontrol Iran atas Selat Hormuz,” kata Direktur Energi dan Kilang ICIS, Ajay Parmar.
(NIA DEVIYANA)