Serangan semalam tersebut memutus pasokan pemanas di sejumlah kota, termasuk ibu kota Kyiv, ketika para negosiator Ukraina bertolak ke Abu Dhabi untuk putaran kedua perundingan trilateral yang dimediasi AS dan dijadwalkan berlangsung Rabu dan Kamis.
Setiap penundaan dalam mengakhiri perang Ukraina berpotensi menjaga harga minyak tetap tinggi, karena sanksi yang membatasi ekspor minyak Rusia masih akan diberlakukan.
Menurut data EIA, Rusia merupakan produsen minyak mentah terbesar ketiga dunia pada 2025, setelah AS dan Arab Saudi. (Aldo Fernando)