Meski demikian, sebagian saham dalam grup ini masih diperdagangkan pada valuasi yang relatif tinggi. (Lihat tabel di bawah ini.)

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), misalnya, masih memiliki price to earnings ratio (PE) 215,59 kali dan price to book value (PBV) 43,61 kali meski harga sahamnya telah turun 61,13 persen sepanjang tahun menjadi Rp3.770 per unit.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang turun 59,28 persen ke Rp680 juga masih mencatat PE 50,50 kali dan PBV 4,66 kali. Sementara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memiliki PE 33,98 kali dan PBV 13,47 kali. (Lihat tabel di bawah ini.)

Berbeda dengan kelompok Prajogo, sejumlah saham Grup Bakrie terlihat diperdagangkan pada valuasi yang lebih rendah, meskipun koreksi harga juga cukup dalam. (Lihat tabel di bawah ini.)

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 61,48 persen ke Rp141 per saham dengan PE 36,14 kali dan PBV 1,89 kali. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) merosot 53,18 persen ke Rp515 dengan PE 82,87 kali dan PBV 3,39 kali.