Kelompok Haji Isam juga tidak luput dari tekanan. PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) turun 65,90 persen ke Rp890 per saham dengan PE 7,93 kali dan PBV 0,93 kali. PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) melemah 59,29 persen ke Rp1.315 dengan PE 48,54 kali dan PBV 6,20 kali.
Tidak ketinggalan, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) terkoreksi 36,57 persen ke Rp6.200 per saham, namun masih memiliki PE 243,10 kali dan PBV 18,23 kali, menjadikannya salah satu saham dengan valuasi tertinggi dalam daftar tersebut.
Sementara itu, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo turun 54,46 persen ke Rp1.480 per saham. Saham ini diperdagangkan pada PE 16,02 kali dan PBV 1,05 kali.
Secara umum, data tersebut menunjukkan bahwa koreksi harga yang dalam belum otomatis membuat seluruh saham konglomerasi menjadi murah.
Sejumlah emiten memang mulai diperdagangkan pada valuasi yang lebih rasional dibanding beberapa tahun terakhir.