Dengan posisi tersebut, IHSG telah terkoreksi 6,61 persen dalam sepekan, merosot 17,92 persen dalam sebulan, dan terkoreksi signifikan 33,80 persen sejak awal 2026.
Investor asing juga masih mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp68,50 triliun di pasar reguler sepanjang tahun berjalan.
Di tengah tekanan itu, kelompok saham milik konglomerat yang sebelumnya diperdagangkan pada valuasi sangat tinggi ikut menjadi sasaran aksi jual.
Kelompok Prajogo Pangestu menjadi salah satu yang mengalami koreksi paling dalam. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) telah merosot 80,14 persen sejak awal tahun ke level Rp1.385 per unit.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 70,51 persen ke Rp695, sementara PT Petrosea Tbk (PTRO) terkoreksi 65,31 persen ke Rp3.790.