Harga minyak naik pada Jumat setelah investor menimbang peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran.
Baca Juga:
Meski kedua pihak melaporkan adanya kemajuan dalam pembicaraan, sejumlah perbedaan penting masih tersisa, termasuk soal stok uranium Iran dan pengawasan di Selat Hormuz.
Minyak mentah Brent masih diperdagangkan di atas USD100 per barel, menjaga kekhawatiran inflasi tetap tinggi.
Selat Hormuz tetap menjadi perhatian pasar karena gangguan di jalur tersebut memperketat aliran energi global dan memicu kekhawatiran bahwa lonjakan harga minyak dapat membuat suku bunga global bertahan tinggi lebih lama.
Kekhawatiran inflasi itu turut menopang dolar AS yang bertahan dekat level tertinggi dalam enam pekan.