Di sisi lain, kenaikan harga minyak, penguatan dolar AS, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve mempertahankan suku bunga lebih lama akibat inflasi yang masih tinggi tetap menjadi sumber tekanan bagi tembaga dan pasar logam industri secara umum.
Logam dasar lainnya turut mengikuti pelemahan tembaga.
Di LME, aluminium dan timbal masing-masing turun 0,74 persen, seng melemah 0,67 persen, nikel turun 0,79 persen, dan timah merosot 0,43 persen.
Sementara di SHFE, aluminium turun 1,09 persen, seng melemah 0,16 persen, timbal turun 0,54 persen, nikel anjlok 1,72 persen, dan timah merosot 2,05 persen. (Aldo Fernando)