Direktur Keuangan Hasnur, Rickie mengatakan, tahun 2025 menjadi momentum bagi perseroan untuk memperkuat fondasi bisnis dengan menjaga kualitas penadpatan, memastikan arus kas operasional yang sehat, serta meningkatkan keandalan operasional armada.
"Strategi ini kami jalankan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham," katanya melalui keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).
Untuk mendukung ketahanan kinerja dan pertumbuhan bisnis pada 2025, Hasnur menambah empat set armada baru sehingga total armada per akhir Desember mencapai 23 set tugboat dan barge. Penambahan armada ini membuat aset perseroan tumbuh 28 persen menjadi Rp1,53 triliun.
Selain ekspansi armada, Hasnur juga terus memperkuat kapabilitas operasional dalam bisnis floating loading facilities (FLF) melalui entitas usaha, PT Hasnur Resources Terminal yang membuat perusahaan patungan bernama PT Hasnur Multi Sinergi, dengan PT Guna Maritim. Bisnis ini ditargetkan beroperasi pada 2027.
(Rahmat Fiansyah)