AALI
8450
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1220
ACES
1315
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2730
ADHI
930
ADMF
7650
ADMG
216
ADRO
1395
AGAR
368
AGII
1375
AGRO
2330
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
70
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4050
AKSI
420
ALDO
720
ALKA
272
ALMI
238
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.33
0.34%
+1.56
IHSG
6132.55
0.4%
+24.28
LQ45
865.23
0.35%
+3.05
HSI
24491.01
1.11%
+269.47
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16352.18
1.04%
+167.68
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
807,330 / gram

IHSG Berpotensi Menguat, Cek Saham yang Perlu Dicermati

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 21 Juli 2021 07:42 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.000-6.082.
IHSG Berpotensi Menguat, Cek Saham yang Perlu Dicermati. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.000-6.082.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal terkoreksi namun mampu bertahan level support Moving Average 20 hari dan 50 hari sehingga membuka peluang berbalik alami penguatan menghapus sebagian kerugian diperdagangan selanjutnya.

"Momentum indikator Stochastic dan RSI masih dalam bullish momentum dan memiliki span yang cukup lebar menuju lanjutan penguatan hingga kondisi overbought. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi berbalik menguat dengan support resistance 6.000-6.082," ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (21/7/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AALI, ACES, ADRO, JPFA, LPPF, LSIP, PGAS, dan TKIM.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 55,12 poin atau 0,91 persen ke level 6.017 dengan pergerakan yang cenderung tertekan di zona merah sejak awal sesi perdagangan. Saham BBCA (-1.7%), TPIA (-5.0%), ARTO (-3.8%), BBRI (-1.6%) dan BMRI (-2.1%) turun cukup dalam menjadi laggard pergerakan IHSG.

Indeks Sektoral mayoritas melemah dipimpin indeks sektor Material Dasar, Industri, Kesehatan dan Keuangan. Investor mengambil langkah aman menjelang libur idul Adha pada hari selasa ditengah tingkat fluktuasi bursa global yang cukup tinggi pasca data inflasi AS dan Kasus Covid-19 varian baru yang meluas.

Leader:
BRIS, TLKM, AGRO, DMMX, INKP

Laggard:
BBCA, TPIA, ARTO, BBRI, BMRI

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi menghentikan kerugian selama tiga hari berturut-turut setelah bursa AS alami kenaikan terbesar sejak bulan Maret 2021 karena kekhawatiran atas kelanjutan ekonomi atas wabah virus covid-19 mereda.

Indeks Futur naik di Jepang, Australia, Hong Kong dan ekuitas berjangka AS di awal perdagangan bursa Asia. Dari komoditas energy harga minyak mentah WTI naik 1,51% sedangkan batubara terkoreksi 1,81%. Komoditas logam mayoritas naik dengan timah naik 0.64% dan nikel naik 1.44%.

Perdagangan hari ini investor akan menanti data aktivitas neraca perdagangan di Jepang dan data stok persediaan minyak di AS. Secara sentimen IHSG berpeluang menguat mengiringi optimisme bursa Asia. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD