AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

IHSG Diprediksi Sulit Bertahan di Zona Hijau, Cenderung Flat dan Melemah

MARKET NEWS
Shelma Rachmahyanti
Jum'at, 25 Juni 2021 11:11 WIB
Pada pembukaan perdagangan hari ini (25/6/2021), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau. IHSG menguat 0,53% dan berada di level 6.044.
IHSG Diprediksi Sulit Bertahan di Zona Hijau, Cenderung Flat dan Melemah. (Foto: MNC Media)
IHSG Diprediksi Sulit Bertahan di Zona Hijau, Cenderung Flat dan Melemah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Pada pembukaan perdagangan hari ini (25/6/2021), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau. IHSG menguat 0,53% dan berada di level 6.044.

Praktisi Pasar Modal, Jimmy Dimas Wahyu, menilai, jika dilihat secara umum, IHSG diprediksi akan berjuang keras untuk bertahan di zona hijau. Di mana, IHSG akan bergerak flat dengan kecenderungan melemah.

“Saya melihat untuk IHSG kita mungkin cenderung flat dengan kecenderungan masih melemah. Mengingat di hari Jumat umumnya pelaku pasar melakukan profit taking, khususnya bagi trader yang mingguan juga. Jadi ini juga merupakan tekanan bagi IHSG,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Jumat (25/6/2021).

Akan tetapi, Jimmy mengatakan, dilihat dari pergerakan IHSG khususnya dua hari ke belakang, ini menunjukkan bahwa IHSG masih ada tekanan jual.

“Saya juga melihat secara pergerakan IHSG khususnya dua hari terakhir, juga menunjukkan bahwa IHSG masih ada tekanan jual. Jadi, yang memberikan sinyal bahwa nampaknya tekanan jual ini masih berlanjut,” kata dia.

Lanjutnya, hari ini IHSG akan berusaha untuk mempertahankan level psikologisnya, yakni di level 6.000. Akan tetapi, jika tidak mampu bertahan otomatis IHSG akan cenderung kembali ke level psikologis di 5.900.

“Untuk support, tentu kalau misalnya 6.000 ini tidak mampu bertahan, otomatis akan cenderung kembali ke level psikologis sebelumnya yakni di 5.900. Kemudian, untuk resistance akan berada di 6.100,” ucap Jimmy.

Dia menambahkan, level 6.100 memang masih menjadi resistance kuat dari IHSG yang mencoba dicapai dalam jangka waktu dekat. Namun, seiring pergerakan IHSG, Jimmy melihat bahwa resistance IHSG tersebut sudah cukup mudah untuk ditembus.

“Seiring dengan pergerakan IHSG, saya melihat bahwa resistance IHSG di 6.100 ini sebetulnya sudah cukup mudah sekali untuk ditembus. Namun, kita perlu katalis-katalis positif baik dari luar negeri khususnya dari dalam negeri itu sendiri,” jelas Praktisi Pasar Modal tersebut. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD