Selain itu, FTSE Russell menyatakan keputusan lanjutan terkait perlakuan indeks terhadap Indonesia akan dipertimbangkan menjelang peninjauan indeks September 2026.
Di tengah tekanan tersebut, Phintraco menilai arus keluar dana asing sejauh ini masih relatif lebih kecil dibandingkan proyeksi awal pasar. Investor juga dinilai tetap optimistis Indonesia masih akan bertahan dalam kategori emerging market.
“Sebagian arus dana keluar selama ini juga dinilai telah mengantisipasi langkah MSCI tersebut,” tulis Phintraco dalam risetnya.
Secara teknikal, Phintraco melihat pelebaran histogram negatif pada indikator MACD masih berlanjut, sementara stochastic RSI bergerak menuju area oversold. Kondisi tersebut membuka peluang IHSG kembali menguji support jangka pendek di area 6.700 hingga 6.650.
“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi uji level 6.700-6.650 pada perdagangan pekan depan,” tulis Phintraco.