Mirae memperkirakan penurunan bobot Indonesia di MSCI EM dapat memicu arus keluar dana gabungan pasif dan aktif sekitar USD1,7 miliar dari enam saham yang keluar dari Standard Cap. Jika memperhitungkan penurunan bobot saham konstituen lainnya, total potensi outflow diproyeksikan mencapai sekitar USD2,8 miliar.
Meski tekanan jual diperkirakan masih berlanjut hingga implementasi efektif pada 29 Mei 2026, Mirae menilai sebagian besar sentimen negatif telah tercermin di pasar.
“Tekanan menjelang implementasi 29 Mei masih mungkin, namun yang terburuk sebagian besar terlewati—sentimen diperkirakan pulih bertahap,” tulis Mirae.
Berbeda dengan Mirae, Phintraco menilai hasil rebalancing MSCI kali ini justru berada di bawah ekspektasi pasar karena jumlah saham Indonesia yang dikeluarkan lebih besar dari perkiraan awal.
“Rebalancing MSCI Mei 2026 cenderung di bawah ekspektasi pasar, karena jumlah saham Indonesia yang dikeluarkan lebih banyak dari perkiraan awal,” tulis Phintraco.