AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

IHSG Pekan Depan Diproyeksi Terkoreksi Wajar, ASII hingga BMRI Jadi Rekomendasi 

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Minggu, 05 Desember 2021 11:10 WIB
Head of Investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe menuturkan, IHSG masih dalam on track dengan artian bahwa akan terkoreksi wajar untuk bulan ini.
IHSG Pekan Depan Diproyeksi Terkoreksi Wajar, ASII hingga BMRI Jadi Rekomendasi (Dok.MNC Media)
IHSG Pekan Depan Diproyeksi Terkoreksi Wajar, ASII hingga BMRI Jadi Rekomendasi (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ditutup menurun sebesar 0,35 persen menjadi 6.538,506 dari 6.561,553 pada pekan sebelumnya.

Head of Investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe menuturkan, IHSG masih dalam on track dengan artian bahwa akan terkoreksi wajar untuk bulan ini.

"Adalah hal yang wajar koreksinya, kita masih on the track artinya dengan akhir November kita sudah merah, Desember ini biasanya selama 20 tahun terakhir itu hanya 1 tahun merah selebihnya hijau terus. Kayanya tahun ini IHSG akan tetap hijau dan kenaikannya akan lanjut terus sampai bulan Januari - Februari 2022," ungkap Kiswoyo dikutip Minggu (5/12/2021).

Untuk jangka pendek atau pekan depan, arah pergerakan IHSG menurut Kiswoyo level support masih di 6.500 atau bisa koreksi sesaat dengan turun dibawah sampai 6.250.

"Setelah itu kita akan menuju ke atas lagi di area 6.800 lah, mungkin kalau sudah menyentuh angka 6.800 akan ada koreksi dulu dan mungkin tidak di angka 6.800 tapi angka itu akan disentuh dulu lah di bulan ini," katanya.

Mumpung baru tiga hari perdagangan bulan Desember, Kiswoyo merekomendasikan strategi bagi investor dengan mengoleksi saham blue chip seperti Astra (ASII), Telkom (TLKM), BRI (BBRI), BCA (BBCA), BNI (BBNI) dan Bank Mandiri (BMRI)

Kemudian diluar dari perbankan, Kiswoyo mengatakan untuk menghadapi Window Dressing saham Astra International dan Telkom disebut menarik.

"Karena Telkom harus menunggu di bawah 4.000 itu memang patut dibeli karena agak alot ya, tapi kalau untuk Astra International saat ini sudah bisa beli sih karena level dibawah 5.800 itu menarik sekali selain bank," ujarnya.

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD