Rupiah melemah hingga menyentuh level USD16.985 per dolar AS pada Selasa, menjelang keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia pekan ini. Sejumlah analis memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Sepanjang Januari, rupiah telah tertekan hampir 2 persen, setelah sebelumnya turun 3,5 persen sepanjang 2025.
Juru bicara presiden Prasetyo Hadi mengatakan pada Senin, keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai wakil menteri keuangan, merupakan salah satu dari tiga nama yang telah diajukan kepada parlemen.
Manajer portofolio Grasshopper Asset Management, Daniel Tan, mengatakan pelemahan rupiah hingga ke level terendah sepanjang masa terjadi karena kekhawatiran terhadap otonomi bank sentral yang menambah tekanan dari persoalan defisit fiskal yang terus membayangi.
“Penunjukan keponakan Prabowo menambah kekhawatiran yang sudah ada bahwa batas defisit anggaran Indonesia berpotensi dinaikkan. Penunjukan terbaru ini memicu keraguan lebih lanjut terhadap independensi BI,” ujarnya, dikutip Reuters. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.