AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

IHSG Rawan Koreksi Jadi Peluang, Berikut Rekomendasi Saham Pilihan Pekan Depan

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Sabtu, 27 November 2021 14:07 WIB
Saham rekomendasi pertama adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) karena secara umum tren bullish kemarin tertahan dengan kondisi sekarang.
IHSG pekan depan masih rawan terkoreksi (Ilustrasi)
IHSG pekan depan masih rawan terkoreksi (Ilustrasi)

IDXChannel - Senior Fund Manager Pacific Capital Investment, Parningotan Julio mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan masih rawan terkoreksi. Namun, hal itu bisa jadi peluang untuk investor mengoleksi saham-saham yang turun signifikan.

Saham rekomendasi pertama adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) karena secara umum tren bullish kemarin tertahan dengan kondisi sekarang ditambah koreksi.

"Namun kecenderungan sudah mendekati area support yang kuat di level 6.720, sementara beberapa hari ini cenderung bergerak ke atas jadi untuk medium term saham BBNI masih oke tapi untuk long term cenderung sideways malah sebenarnya," ujar Parningotan kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (27/11/2021).

Dengan menguji area support tersebut sebenarnya investor bisa untuk speculative buy karena resisten jadi lebih baik, 6.725 - 7.125 merupakan level yang masih cenderung naik.

"BBNI masih akan menguji level tertingginya di 7.570, tapi untuk sekarang saya rasa masih akan mendekati dulu atau menguji dulu resisten 7.125 tadi," katanya.

Selanjutnya dari emiten batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada perdagangan terakhir koreksi di 2.600. Menurut Parningotan, posisi sekarang relatif sudah mulai mendekati area support dari level 2.560 - 2.500, jadi dengan asumsi demikian support seperti sekarang bisa jadi area pembelian.

"Dengan harga batu bara yang sangat tinggi, seharusnya kinerja keuangan sudah cukup bagus PTBA, bisa dijadikan sebagai alternatif untuk buy on weakness," ujarnya.

Selanjutnya ada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang pada perdagangan terakhir mengalami penguatan, bahkan proyeksi ke depan masih bisa menguat. Untuk sektor telekomunikasi, TLKM masih resilient dibanding saham yang lain seperti ISAT yang masih menguat, seperti menjadi defensif.

"Nah dengan aksi ini, Telkom yang sudah lama tidak di area 4.100 bisa menjadi pilihan untuk speculative buy karena masih bullish kemarin dia break keatas atau bergerak melebar. Volume juga lumayan tinggi pada perdagangan, jadi memang bisa dicermati untuk pekan depan," kata Parningotan,

Terakhir ada TOWR yang pergerakan terakhir cenderung sideways mendekati level support area di 1.150. Dengan demikian itu bisa menjadi area speculative buy.

"Karena kalau dilihat harga sudah terkoreksi cukup signifikan sejak pertengahan tahun kemarin sempat di level 1.600an sekarang hanya di level 1.100an. Terutama dari sisi kinerja fundamental juga TOWR cukup baik," ujarnya.

Saham-saham pilihan untuk pekan depan diantaranya:
BBNI 6.725 - 7.125 Speculative BUY
PTBA 2.560 - 2.740 Speculative BUY
TLKM 3.930 - 4.120 Speculative BUY
TOWR 1.150 - 1.215 Speculative BUY

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD