AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

IHSG Sesi I Ambles di 6.841, Sektor Teknologi Paling Merah

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 23 Mei 2022 12:25 WIB
IHSG hari ini ditutup tertekan 76,44 poin atau 1,10% di 6.841,70 pada perdagangan sesi pertama.
IHSG Sesi I Ambles di 6.841, Sektor Teknologi Paling Merah (Dok.MNC)
IHSG Sesi I Ambles di 6.841, Sektor Teknologi Paling Merah (Dok.MNC)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup tertekan 76,44 poin atau 1,10% di 6.841,70 pada perdagangan sesi pertama, Senin (23/5/2022).

Kendati dibuka positif di 6.930, kenaikan indeks acuan sangat terbatas dan tak mampu menguji level 7.000, dan hanya bertengger di level teratasnya di 6.972,18, sebelum kemudian tersungkur hingga 6.838,22.

Terdapat 246 saham menguat, 265 saham melemah, dan 169 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp8,85 triliun dari 302,49 juta saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 anjlok 1,16% ke 1.003,44, indeks JII tertekan 0,93% ke 592,88, indeks IDX30 turun 1,27% ke 535,52, dan indeks MNC36 koreksi 1,17% ke 335,05.

Sebagian besar indeks sektoral mengalami penurunan antara lain infrastruktur 0,86%, keuangan 0,60%, properti 0,06%, bahan baku 0,28%, teknologi 1,64%, energi 0,60%, industri 1,34%, dan nonsiklikal 0,98%. Sedangkan yang menguat hanya siklikal 0,31%, transportasi 0,23%, dan kesehatan 1,41%.

Investor asing terpantau melakukan net sell sebesar Rp56,30 miliar, terdiri dari profit taking Rp87,67 miliar di pasar reguler, dan net buy Rp31,37 miliar di pasar negosiasi.

Sementara pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp67,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp53,6 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp29,0 miliar.

Adapun penjualan asing di pasar reguler yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp76,0 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp66,6 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp29,9 miliar.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD