Secara teknikal, IHSG kini bergerak mendekati area support minor 5.360 yang dinilai menjadi level krusial dalam jangka pendek.
Jika level tersebut gagal dipertahankan, indeks berpotensi melanjutkan pelemahan menuju 5.040 hingga area demand di kisaran 4.800-4.900.
BRI Danareksa menilai indikator MACD masih bergerak di zona negatif dan belum menunjukkan sinyal pembalikan tren yang kuat. Peluang terjadinya technical rebound dinilai baru akan terbuka apabila IHSG mampu kembali menembus area 5.600-5.925.
Senada dengan itu, Phintraco Sekuritas menilai, pada Senin (8/6), tekanan terhadap IHSG masih berlanjut meski target pelemahan awal di kisaran 5.500 telah tercapai.
Menurut Investment Advisor Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis, pasar hingga saat ini belum menunjukkan sinyal rebound yang kuat dan berkelanjutan, sementara tekanan jual masih mendominasi perdagangan.