Karena itu, investor disarankan tetap berhati-hati dan tidak terburu-buru mengambil keputusan investasi.
Phintraco menilai strategi wait and see masih relevan di tengah tingginya volatilitas pasar.
Secara teknikal, Phintraco memproyeksikan area resistance IHSG berada di level 5.600 dengan pivot pada 5.400.
Sementara itu, apabila tekanan jual berlanjut, indeks berpotensi bergerak menuju area support atau target penurunan berikutnya di kisaran 4.900-5.000.
Dari sisi sentimen, koreksi tajam saham-saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) global memicu aksi risk-off di pasar keuangan.