“Jika pernyataan awal Warsh cenderung dovish, misalnya mendukung pemangkasan suku bunga, itu bisa menjadi masalah besar bagi pasar obligasi,” kata analis BCA Research, Ryan Swift.
Pasar keuangan saat ini memperkirakan tidak ada perubahan pada suku bunga acuan The Fed di kisaran 3,5–3,75 persen sepanjang tahun ini.
Analis Plante Moran Financial Advisors, Jim Baird menilai Warsh menghadapi tantangan besar, terutama karena inflasi dipengaruhi banyak faktor yang tidak bisa diatasi hanya dengan menaikkan suku bunga.
“Kenaikan suku bunga tidak akan menurunkan harga minyak global,” ujarnya.
Selain itu, preferensi kebijakan Warsh, terutama rencana mengecilkan neraca The Fed dan mengurangi durasi portofolio obligasi, juga dapat memengaruhi kurva imbal hasil. Neraca yang lebih kecil mengusyaratkan berkurangnya permintaan besar dari pemerintah terhadap obligasi.