IDXChannel - Data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan dirilis pada Selasa (12/5/2025) akan memberikan gambaran terbaru tentang dampak perang di Iran.
Dilansir dari Yahoo Finance, para ekonom memperkirakan indeks harga konsumen naik 3,7 persen pada April 2026 dibandingkan tahun lalu, menurut survei Bloomberg.
Baca Juga:
Sementara itu, inflasi pada April diprediksi naik 0,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sebelumnya, AS mencatat inflasi sebesar 3,3 persen secara tahunan dan 0,9 secara bulanan pada Maret.
Jika mengesampingkan kategori energi dan pangan yang fluktuatif, para ekonom memperkirakan bahwa inflasi inti mencapai 2,7 persen secara tahunan pada April, naik dari 2,6 persen sebulan sebelumnya.