AALI
12125
ABBA
186
ABDA
6250
ABMM
3010
ACES
980
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5850
ADHI
685
ADMF
8050
ADMG
180
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1975
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.53
-0.5%
-2.74
IHSG
6876.69
-0.54%
-37.45
LQ45
1011.67
-0.42%
-4.27
HSI
20226.65
0.57%
+114.55
N225
26779.81
0.12%
+31.67
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Imbas Larangan Ekspor Batu Bara, Omzet Bayan Resources (BYAN) Menguap Rp3,71 Triliun

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Senin, 17 Januari 2022 18:42 WIB
Omzet Bayan Resources (BYAN) menguap Rp3,71 Triliun terkait sempat adanya larangan ekspor batu bara.
Imbas Larangan Ekspor Batu Bara, Omzet Bayan Resources (BYAN) Menguap Rp3,71 Triliun(Dok.MNC Media)
Imbas Larangan Ekspor Batu Bara, Omzet Bayan Resources (BYAN) Menguap Rp3,71 Triliun(Dok.MNC Media)

IDXChannel - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyampaikan keadaan kahar pada Perseroan dan anak usahanya pada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Senin (17/1/2022), anak usaha BYAN yakni PT Bara Tabang, PT Fajar Sakti Sakti Prima, PT Firman Ketaun Perkasa, PT Teguh Sinarabadi dan PT Wahana Baratama Mining kehilangan pendapatan sebesar USD260 juta atau Rp3.718.000.000.000 (kurs Rp14.300) akibat larangan ekspor batu bara selama satu bulan pertama tahun 2022.

Direktur Utama BYAN, Dato Low Tuck Kwong yang juga sebagai pemilik memaparkan pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan pelanggan batu bara perseroan untuk melakukan penjadwalan ulang atas pengiriman batu bara yang tidak dapat dikirimkan selama bulan Januari 2022. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD