AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
16663.77
-0.92%
-155.21
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

INPS Raup Pendapatan Rp210,37 Miliar di Kuartal III-2021

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Sabtu, 04 Desember 2021 19:11 WIB
PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) mampu meraup pendapatan sejumlah Rp210,37 miliar di kuartal III-2021.
INPS Raup Pendapatan Rp210,37 Miliar di Kuartal III-2021 (FOTO: MNC Media)
INPS Raup Pendapatan Rp210,37 Miliar di Kuartal III-2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) emiten yang bergerak di bidang grosir, distributor bahan bakar, pelumas, LPG, dan jasa transportasi-logistik ini mampu meraup pendapatan sejumlah Rp210,37 miliar di kuartal III-2021.

Capaian ini meningkat 10,35 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp190,63 miliar, sebagaimana tertulis dalam laporan keuangan INPS kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (4/12/2021).

Rinciannya per 30 September 2021, keagenan BBM dan SPBU naik mencapai Rp104,22 miliar dari Rp97,13 miliar, tetapi pelumas turun Rp4,10 miliar dari Rp6,20 miliar.

Keagenan gas berkurang Rp825,06 juta dari Rp871,76 juta, namun segmen transportasi dan logistik meningkat sebesar Rp96,12 miliar dari Rp81,44 miliar. Pendapatan dari segmen Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) juga meningkat menjadi Rp5,09 miliar dari Rp4,97 miliar.

Kenaikan pendapatan turut mendongkrak jumlah beban pokok penjualan INPS senilai Rp168,53 miliar dari Rp151,46 miliar. Alhasil, laba kotor perseroan naik sebesar Rp41,84 miliar dibandingkan periode sama tahun 2020 sebanyak Rp39,16 miliar.

Setelah perhitungan beban penjualan, umum, administrasi, maka perseroan mampu menekan rugi tahun berjalan senilai Rp3,21 miliar dari periode sama tahun 2020 sebanyak Rp11,20 miliar.

Sementara rugi bersih INPS sebesar Rp3,15 miliar, lebih rendah dari rugi bersih periode sama tahun lalu senilai Rp11,09 miliar.

Perhitungan tersebut membawa rugi per saham dasar perseroan berkurang menjadi minus Rp6,48 dari periode sama tahun lalu minus Rp22,75.

Per 30 September 2021, posisi aset perseroan total mencapai Rp451,45 miliar, lebih rendah dari posisi per 31 Desember 2020. Adapun jumlah liabilitas bertambah menjadi Rp331,25 miliar dari Rp330,54 miliar. Sedangkan total ekuitas berkurang sebesar Rp120,19 miliar dari Rp123,34 miliar.

Sementara itu, posisi kas dan setara kas hingga akhir kuartal III-2021 mencapai Rp1,64 miliar, lebih rendah dari periode sama tahun lalu sebesar Rp2,99 miliar. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD