AALI
8025
ABBA
590
ABDA
6950
ABMM
1280
ACES
1305
ACST
260
ACST-R
0
ADES
2370
ADHI
685
ADMF
7675
ADMG
212
ADRO
1370
AGAR
398
AGII
1745
AGRO
2530
AGRO-R
0
AGRS
262
AHAP
57
AIMS
430
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3510
AKSI
418
ALDO
645
ALKA
228
ALMI
254
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
439.46
0.29%
+1.27
IHSG
6075.20
0.09%
+5.16
LQ45
825.60
0.31%
+2.56
HSI
26125.00
0.63%
+163.97
N225
27742.28
1.68%
+458.69
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
841,965 / gram

Jokowi Sebut Anggaran Dana Desa Rp72 Triliun Fokus Pada Potensi Ekonomi Desa

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 12 Juni 2021 12:20 WIB
Dihadapan anggota DPR/MPR, Presiden Joko Widodo pada Agustus lalu mengungkapkan, anggaran dana desa untuk tahun 2020 sebesar Rp72 triliun.
Jokowi Sebut Anggaran Dana Desa Rp72 Triliun Fokus Pada Potensi Ekonomi Desa. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dihadapan anggota DPR/MPR, Presiden Joko Widodo pada Agustus lalu mengungkapkan, anggaran dana desa untuk tahun 2020 sebesar Rp72 triliun. Jumlah itu naik Rp2 trilun dari tahun 2019 yang hanya berkisar Rp 70 triliun. 

Presiden menyebut kenaikan anggaran dana desa ini ditujukan untuk pengembangan ekonomi desa. Diyakininya kehadiran dana desa dapat mendorong pengembangan kewirausahaan atau entrepreneurship. 

"Dana Desa pada tahun 2020 dialokasikan sebesar Rp72 triliun. Penggunaan dana desa tersebut akan lebih ditingkatkan untuk pemberdayaan masyarakat desa dan pengembangan potensi ekonomi desa," ujarnya dalam keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jumat (11/6/2021).

Dijelaskannya, jika kewirausahaan ini tumbuh maka produk-produk lokal yang dimiliki oleh setiap desa dapat dipasarkan secara nasional. Ia pun menargetkan bahwa produk-produk ini dapat menembus pasar internasional juga e-commerce. 

Pada 2020, sebutnya, pemerintah memberi total anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa yang mencapai Rp858,8 triliun. Jumlah tersebut meningkat 5,4% dari perkiraan realisasi di tahun 2019. Menurutnya, sejak digelontorkan kepedulian pemerintah cukup tinggi. Sebab anggaran ini meningkat 37,8% dari realisasinya di tahun 2015 yang sebesar Rp623,1 triliun. 

"Peningkatan alokasi tersebut akan diiringi dengan peningkatan kualitas implementasinya, agar belanja pemerintah daerah dapat meningkatkan layanan dasar publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mengurangi kesenjangan dan kemiskinan," katanya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menerangkan, Presiden sengaja menambah alokasi anggaran program dana desa agar pemerataan ekonomi dapat tercapai, termasuk di pelosok-pelosok desa. 

“Atas dasar itu, pemerintah menggelontorkan dana desa agar pemberdayaan bisa diwujudkan, contohnya pembangunan infrastruktur oleh rakyat desa itu sendiri. Karena sesuai target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional), kami harus mengentaskan ribuan desa tertinggal dan dana desa bisa membuktikan itu," pungkas. (SNP)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD