AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Jumlah Emiten dalam Dua Tahun Belakangan Tinggi, Tetapi Valuenya Rendah

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 09 April 2021 11:21 WIB
Pasar Modal Indonesia telah mencatatkan pertumbunan hingga 803 emiten sampai dengan 1 April 2021.
Jumlah Emiten dalam Dua Tahun Belakangan Tinggi, Tetapi Valuenya Rendah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pasar Modal Indonesia telah mencatatkan pertumbunan hingga 803 emiten sampai dengan 1 April 2021. Jumlah ini menunjukkan kenaikan yang luar biasa dalam satu sampai dua tahun ke belakang.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, Yunita Linda Sari, mengatakan, meskipun mengalami peningkatan jumlah emiten, tetapi value atau nominalnya tidak seberapa besar dibanding dua sampai tiga tahun lalu.

"Sekarang kita sudah punya 803 emiten, luar biasa sekali dan dalam satu sampai dua tahun belakangan ini, proses rising fund di Pasar Modal banyak sekali walaupun nominalnya tidak seberapa besar dibandingkan dua sampai tiga tahun lalu," ujar Yunita dalam acara Pelatihan dan Gathering Wartawan Media Massa di Bali, Jumat (9/4/2021).

Yunita menambahkan, emiten yang melantai di bursa pada dua sampai tiga tahun lalu jumlahnya lebih sedikit, tetapi nominalnya lebih tinggi.

"Kalau sekarang jumlah emitennya banyak tapi rata-rata dari yang dibutuhkan tidak sebanyak dulu," kata dia.

Dia menjelaskan, saat ini emiten saham berjumlah 671, di mana obligasi dan sukuk berjumlah 52, emiten saham dan obligasi/sukuk berjumlah 80. Dari 803 emiten, 724 di antaranya listing di Bursa dan sisanya tidak dan 9 perusahaan publik.

Sementara itu, market cap Bursa mencapai Rp6.968 triliun per 30 Desember 2020 dan per 8 April 2021 market cap menyentuh angka Rp7.173 triliun. "Secara Year to Date naiknya sudah 2,93 persen," ucapnya.

Adapun perbandingan kapitalisasi pasar modal terhadap PDB per 30 Desember 2020 tercatat 45,15 persen dan per 8 April 2021 tercatat 46,48 persen. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD