Kelanjutan Kasus Jiwasraya, Kejagung Bakal Telusuri Seluruh Aset

Market News
Fahmi Abidin
Rabu, 15 Januari 2020 13:15 WIB
Kejaksaan Agung (kejagung) akan terus menelusuri aset Jiwasraya yang merugikan negara hingga Rp13,7 triliun tersebut.
Kelanjutan Kasus Jiwasraya, Kejagung Bakal Telusuri Seluruh Aset. (Foto: Ist)

IDXChannel – Setelah menetapkan lima tersangka dalam kasus yang menjerat PT Jiwasraya, Kejaksaan Agung (kejagung) akan terus menelusuri aset yang merugikan perusahaan hingga Rp13,7 triliun tersebut.

Kejagung Kejar Aset Jiwasaraya

Dikatakan Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, pihaknya akan terus mendalami bukti-bukti yang ada utuk mendapatkan kembali asset Jiwasaraya yang hilang.  Diharapkan dalam waktu dekat kasus tersebut bisa terungkap.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan penelusuran aset, mudah-mudahan nanti bisa segera terungkap semua,” kata dia pada pada Selasa (14/1/2020) di Jakarta.

Baca Juga : Benny Tjokro dan Heru Hidayat Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Untuk menuntaskan kasus ini Kejagung turut dibantu oleh Korps Adhyaksa yang juga menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam penyelidikan.

BPK juga tiap hari juga lihat barang barang bukti diperoleh kemudian kegiatannya di OJK. Jadi beberapa kegiatan yang berjalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, alasan Kejagung sampai hari ini tidak membeberkan secara menyeluruh peran dari lima tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus megakorupsi itu.

“Masih dalam proses penyidikan jadi masih kita jaga nanti takut menganggu penyidik dalam pengumpulan alat bukti yang jelas ini terus kita dalami,” tuturnya.

Lima TSK Kasus Jiwasraya Ditahan

Kejagung sebelumnya telah menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi di Jiwasraya. Kelima orang itu pun langsung ditahan begitu menyandang status hukum tersebut. Kelima tersangka itu adalah mantan kepala divisi investasi Jiwasraya Syahmirwan yang ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, sedangkan eks Direktur Utama (Dirut) Jiwasraya Hendrisman Rahim ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Selanjutnya, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo, ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro, ditahan di Rutan KPK. Sementara, Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral, Heru Hidayat, ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung. (*)

Baca Juga