Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan serangan selama lima hari terhadap pembangkit listrik Iran dan menyebut adanya pembicaraan produktif, namun pejabat Iran membantah negosiasi dan laporan menyebut sekutu AS di Teluk Persia berpotensi ikut terlibat.
Pada Senin (23/3), emas spot ditutup turun 2,01 persen menjadi USD4.406,04 per troy ons setelah sempat anjlok lebih dari 8 persen dalam sehari.
Bahkan pada Jumat pekan lalu, emas mencatat kinerja mingguan terburuk sejak 1983, mencerminkan tekanan besar di tengah eskalasi konflik.
Secara keseluruhan, harga emas telah turun hingga 22 persen dari puncaknya pada akhir Januari lalu.
Lonjakan harga energi akibat perang memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga, sehingga investor mulai meninggalkan emas dan beralih ke aset lain yang lebih menguntungkan.