Di antara emiten sektor ini, Maybank menjagokan PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM). Perseroan dinilai berada pada posisi yang relatif aman apabila pemerintah suatu saat memutuskan menaikkan tarif royalti.
Maybank memperkirakan ANTM berpeluang memperoleh tambahan kuota RKAB pada paruh kedua tahun ini yang dapat mendukung pertumbuhan volume produksi.
Selain itu, lebih dari separuh laba perusahaan saat ini berasal dari bisnis perdagangan emas domestik yang tidak dikenakan royalti.
"Lebih dari 50 persen laba ANTM berasal dari perdagangan emas domestik yang bebas royalti, sehingga relatif terlindungi dari risiko kenaikan royalti maupun risiko ekspor," tulis Maybank.
Eksposur ANTM terhadap pasar ekspor juga dinilai sangat terbatas. Hanya sekitar 2 persen laba perusahaan yang terkait dengan pasar ekspor, sehingga profil kinerjanya dinilai lebih defensif dibandingkan emiten tambang lainnya. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.