Namun, kepemilikan pada sebagian besar saham logam, energi, serta produsen minyak sawit justru dikurangi.
Pada saat yang sama, fund domestik meningkatkan pembelian saham-saham yang lebih berorientasi pada pasar Tanah Air, khususnya sektor kesehatan, seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), CGSI juga melihat investor asing masih terus menjual saham-saham komoditas. Menurut mereka, aksi jual tersebut kemungkinan dipicu oleh persepsi risiko yang masih bertahan terhadap implementasi DSI.
Meski demikian, CGSI tetap mempertahankan sejumlah saham pertambangan sebagai pilihan utama.
"Apabila implementasi DSI berjalan lebih moderat sesuai panduan yang telah disampaikan, saham-saham komoditas seharusnya dapat mengalami pemulihan," tulis CGSI.