Kanal Health & Beauty serta e-commerce juga terus menunjukkan momentum positif melalui portofolio produk yang lebih terdiferensiasi dan strategi pemasaran berbasis media sosial.
Adapun pada aspek biaya, perseroan terus menjalankan disiplin pengelolaan biaya, peningkatan produktivitas, serta penyesuaian harga secara terukur. Langkah tersebut memungkinkan perusahaan tetap berinvestasi pada penguatan merek dan pengembangan kapabilitas digital, sekaligus menjaga profitabilitas di tengah tekanan biaya.
Untuk sisa tahun 2026, Unilever Indonesia optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan melalui eksekusi strategi yang konsisten pada tiga pilar utama tersebut.
Benjie mengatakan perseroan akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui portofolio merek yang kuat, efektivitas eksekusi pasar, serta produktivitas yang lebih tinggi.
“Ke depan, kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang kompetitif melalui eksekusi yang disiplin atas strategi Kategori, Saluran Penjualan, dan Biaya. Di tengah kondisi pasar yang masih dinamis, kami optimistis dapat terus memperkuat kinerja bisnis melalui fundamental yang semakin kokoh, portofolio merek yang kuat, eksekusi pasar yang lebih efektif, serta fokus berkelanjutan pada produktivitas,” ujar Benjie.