Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai berada dalam kondisi sangat jenuh jual (oversold) meski tengah mengalami pergeseran tren.
Dalam skenario positif, IHSG berpeluang menuju 9.634 pada 2026, sedangkan skenario negatif berada di area 7.170. Bahkan dalam tren jangka panjang, IHSG disebut masih berada dalam secular uptrend dengan peluang menuju 10.500.
Menariknya, secara historis dalam 25 tahun terakhir, periode Februari hingga Juli kerap menjadi fase positif bagi pasar saham. Momentum Imlek, Ramadan, dan Lebaran dinilai dapat menjadi katalis musiman yang mendukung pergerakan indeks.
Dalam kondisi tersebut, Mirae Asset merekomendasikan strategi akumulasi saham-saham berfundamental solid dan undervalued, sembari menerapkan manajemen risiko yang disiplin.
Sejumlah sektor dinilai prospektif, mulai dari komoditas (emas, batu bara, nikel), perbankan, konsumsi, hingga telekomunikasi.