AALI
9625
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2380
ACES
785
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
825
ADMF
8000
ADMG
173
ADRO
2930
AGAR
324
AGII
2040
AGRO
735
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1570
AKRA
1060
AKSI
290
ALDO
845
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.31
-0.96%
-5.16
IHSG
6964.67
-0.73%
-51.39
LQ45
1001.37
-0.93%
-9.37
HSI
21999.91
-1.03%
-229.61
N225
26830.69
-0.15%
-40.58
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
868,113 / gram

Libur Telah Tiba, Katalis Positif buat Saham Emiten Mal?

MARKET NEWS
Melati Kristina - Riset
Rabu, 22 Juni 2022 10:57 WIB
Libur sekolah di tengah pelonggaran pembatasan mobilitas atau PPKM bisa menjadi katalis positif bagi kinerja saham dan emiten pihak pengelola mall.
Libur Telah Tiba, Katalis Positif buat Saham Emiten Mal?
Libur Telah Tiba, Katalis Positif buat Saham Emiten Mal?

IDXChannel - Libur sekolah akan dimulai pada 25 Juni mendatang hingga awal Juli nanti. Adanya libur panjang tersebut tentunya meningkatkan mobilitas di berbagai area rekreasi, tak terkecuali pusat perbelanjaan atau mall.

Selain itu, pelonggaran pembatasan mobilitas atau PPKM bisa menjadi sentimen positif bagi kinerja keuangan pihak pengelola mall. Menurut laporan keuangannya, berbagai perusahaan pengelola mall mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang apik di awal tahun.

Tim Riset IDX Channel merangkum beberapa emiten pengelola mall yang membukukan pertumbuhan kinerja keuangan positif selama Triwulan I-2022.

Adapun emiten tersebut adalah PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Pertumbuhan pendapatan tertinggi diraih oleh PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN). Pendapatan bersih emiten ini naik sebesar 159,38 persen menjadi Rp1,25 triliun pada Triwulan I-2022.

Meski mencatat pertumbuhan pendapatan yang baik, APLN masih menanggung rugi sebesar Rp81,77 miliar pada periode ini.

Sementara dari laba bersih, emiten mall dengan pertumbuhan tertinggi yaitu PT Summarecon Agung Tbk atau SMRA. Tercatat, emiten ini membukukan labanya pada triwulan pertama tahun ini sebesar Rp175,04 miliar.

Laba bersih SMRA melesat hingga 367,87 persen secara tahunan (year on year/yoy). Padahal di periode yang sama tahun lalu, emiten ini hanya memperoleh laba bersih sebesar Rp37,41 miliar.

Saham Cenderung Lesu

Kendati demikian, melesatnya kinerja keuangan SMRA tidak diikuti pertumbuhan kinerja saham yang positif. Bila dilihat kinerjanya secara year to date (YTD) per Rabu (22/06) pada sesi I, harga saham emiten ini memerah di angka minus 30,54 persen.

Tak hanya SMRA, beberapa emiten juga mencatatkan kinerja saham negatif meskipun kinerja keuangannya tergolong baik. Emiten tersebut adalah APLN (-10,66 persen) dan CTRA (-12,37 persen).

Adapun CTRA atau pengelola mall Ciputra mencatatkan pendapatan tertinggi sebesar Rp2,23 triliun pada Triwulan I-2022. Sedangkan dari segi laba bersih emiten ini mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 72,88 persen menjadi Rp420,74 miliar di periode yang sama.

Meski sebagian emiten pengelola mall mencatatkan kinerja saham negatif, terdapat dua emiten lainnya yang kinerja sahamnya terpantau positif. Dilansir dari BEI per Rabu (22/6) pada sesi I, kinerja saham PWON tumbuh 5,60 persen.

Bila ditelisik dari laporan keuangannya, emiten pengelola mall Gandaria City dan Kota Kasablanka ini mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 56,58 persen secara yoy.

Adapun laba bersihnya tercatat mencapai Rp370,61 miliar di Triwulan I-2022. Sedangkan pendapatan emiten ini sebesar Rp1,3 triliun pada periode yang sama. 

Selain PWON, LPCK juga mencatatkan kinerja saham positif yakni tumbuh sebesar 3,73 persen secara YTD. Dari segi pendapatan, emiten ini memperoleh Rp314,36 miliar atau tumbuh 31,43 persen secara yoy. Sementara labanya mencapai Rp91,05 miliar. (ADF)

Periset: Melati Kristina

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD