"Kenapa paling menarik? Karena ada tiga bank, Big Bank labanya Rp60 triliun, laba bersih Rp60 triliun. Coba kita periksa bidang usaha yang lain, apa pun kita periksa, enggak ada perusahaan yang labanya Rp60 triliun," kata dia.
Selain perbankan, Lo Kheng Hong menilai sektor batu bara masih memiliki daya tarik investasi. Menurut dia, komoditas tersebut memiliki pasar yang luas karena menjadi salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia.
Dia menyoroti kebutuhan batu bara dari negara berpenduduk besar seperti China dan India. Kedua negara tersebut masih membutuhkan batu bara untuk memenuhi kebutuhan energi dan pembangkit listrik.
"Karena batu bara itu dibeli oleh China, India yang penduduknya 2 miliar, dan di seluruh dunia karena batu bara adalah sumber energi yang termurah, dan paling banyak dipakai," kata dia.