"Struktur kepemilikan saham tetap terjaga, sementara harga per saham menjadi lebih terjangkau," tutur manajemen.
Sehubungan dengan pelaksanaan stock split, perseroan juga melakukan penyesuaian terhadap Waran Seri I dengan rasio 1:1.
Di mana waran seri I dengan nilai Rp400 atau sebanyak 240.230.562 waran, akan menjadi Rp200 per waran atau meningkat sebanyak 480.461.124 waran usai stock split.
Perseroan berencana meminta persetujuan stock split kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar 16 April 2026.
(DESI ANGRIANI)