Market Watch
Last updated : 0: WIB 07/02/2023

Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes

Major Indexes
  • IHSG
  • 6,879.72
  • -32.01
  • -0.46%
  • LQ45
  • 948.62
  • -4.18
  • -0.44%
  • IDX30
  • 493.22
  • -2.55
  • -0.51%
  • JII
  • 577.13
  • -1.80
  • -0.31%
  • HSI
  • 21,222.16
  • -438.31
  • -2.02%
  • NYSE
  • 15,895.36
  • -104.04
  • -0.65%
  • STI
  • 3,385.93
  • +1.64
  • +0.05%
Currencies
  • USD-IDR
  • 14,874
  • 0.00%
  • 0
  • HKD-IDR
  • 1,897
  • 0.00%
  • 0
Commodities
  • Emas
  • 893,473
  • +0.05%
  • +426
  • Minyak
  • 1,107,816
  • +0.50%
  • +5,503

Mengintip Peluang Saham Mitratel (MTEL) versus Kompetitor Menara

Market news
Aldo Fernando - Riset
06/12/2022 15:05 WIB
Bisnis menara telekomunikasi memiliki masa depan cerah seiring maraknya penggunaan internet di Indonesia.
Mengintip Peluang Saham Mitratel (MTEL) versus Kompetitor Menara. (Foto: Mitratel)
Mengintip Peluang Saham Mitratel (MTEL) versus Kompetitor Menara. (Foto: Mitratel)

IDXChannel – Bisnis menara telekomunikasi memiliki masa depan cerah seiring maraknya penggunaan internet di Indonesia. Salah satu pemain utama, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel yang merupakan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, menarik untuk disimak.

Sektor menara adalah penopang industri telekomunikasi, tak terkecuali di Tanah Air.

Secara sederhana, apabila frekuensi penggunaan orang berinternet semakin tinggi, perusahaan telekomunikasi akan semakin diuntungkan dari pemasukan di segmen data internet dan sejenisnya. Hal tersebut juga akan membuat operator telekomunikasi terus melakukan ekspansi layanan. Dan itu pada gilirannya bakal ikut menguntungkan perusahaan yang menyewakan menara atau tower dan menyediakan infrastruktur kepada operator telco.

Di sisi lain, ekonomi internet RI menunjukkan angka yang menjanjikan.

Data dari We Are Social menunjukkan, ada sebanyak 204,7 juta pengguna internet di RI per Februari 2022. Tingkat penetrasi internet Indonesia juga tinggi, yakni 73,7 persen dibandingkan total populasi. Menurut analisis Kepios, pengguna internet RI meningkat sebanyak 2,1 juta dengan peningkatan jumlah pengguna media social sebesar 21 juta antara 2021 dan 2022. (Lihat infografik di bawah ini.)

Sumber: We Are Social dan Kepios (2022)

Melihat pertumbuhan e-commerce yang tinggi di RI, Google, Temasek dan Bain & Company dalam publikasi e-Conomy SEA 2022, memperkirakan, dengan pertumbuhan GMV tahunan (YoY) 22%, ekonomi digital Indonesia menyentuh angka USD77 miliar di 2022 dan berpotensi akan menembus USD130 miliar pada 2025.

Sumber: e-Conomy SEA 2022 (Google, Temasik, Bain & Company)

Keunggulan Bisnis Menara RI

Bisnis menara, yang dikenal sangat terkonsentrasi dan capital-intensive, di Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan di negara lain. Pertama, seiring masih rendahnya penetrasi jaringan telekomunikasi, ekspansi signifikan di ranah layanan internet dan bisnis digital masih memungkinkan. Kedua, industri menara RI memiliki margin EBITDA yang tinggi sekaligus belanja modal (capex) yang tergolong rendah.

Bagaimana Posisi Mitratel?

Dari sisi jumlah menara, Mitratel adalah rajanya.

Per 30 September 2022, Mitratel punya 35.051 menara, menjadi yang terbanyak di RI dan regional Asia Tenggara. Ini berkat pembangunan menara baru dan keberhasilan melakukan aktivitas inorganik (akuisisi).

Pada 29 Juli 2022 lalu Mitratel telah mengakuisisi 6 ribu menara telekomunikasi milik ‘saudara’ satu grupnya.

Kompetitor terdekatnya di Indonesia adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) milik Grup Djarum mempunyai 29.708 menara per kuartal III 2022.

Halaman : 1 2