Dari sisi sektoral, emiten teknologi, termasuk perusahaan e-commerce, serta sektor ritel menjadi kelompok yang mencatatkan hasil di atas ekspektasi. Kinerja peritel ditopang oleh membaiknya laba PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).
Sebaliknya, emiten pengelola rumah sakit menjadi sektor yang paling mengecewakan akibat masih lemahnya permintaan layanan kesehatan.
Sementara itu, sejumlah sektor lain membukukan hasil yang sesuai dengan ekspektasi pasar, meliputi perkebunan kelapa sawit, telekomunikasi dan menara telekomunikasi, barang konsumsi, farmasi, perbankan dan jasa keuangan, serta properti.
CGSI mencatat pertumbuhan laba sektor perbankan dan jasa keuangan meningkat dari 11 persen secara tahunan pada kuartal I-2026 menjadi 14 persen pada kuartal II-2026.
Di sektor barang konsumsi, pertumbuhan laba melonjak dari 10 persen menjadi 25 persen secara tahunan.