Menurut CGSI, kenaikan tersebut dipengaruhi penjualan pasca-Lebaran yang tidak sekuat perkiraan di beberapa segmen, termasuk produk susu, sehingga ekspektasi pasar menjadi lebih rendah.
Sementara itu, produsen kelapa sawit dan sejumlah perusahaan tambang menikmati lonjakan laba berkat harga komoditas yang masih menguntungkan.
Produsen rokok juga mencatat perbaikan kinerja setelah berhasil menaikkan harga jual rata-rata (average selling price/ASP), didukung kebijakan cukai yang lebih kondusif serta penindakan terhadap peredaran rokok ilegal.
Di tengah membaiknya musim laporan keuangan, CGSI juga memperbarui daftar saham unggulan mereka.
Tiga saham, yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dikeluarkan dari daftar top picks.