Konflik yang telah memasuki minggu ketiga ini menyebabkan gangguan serius terhadap pasokan minyak global karena Selat Hormuz, jalur air utama yang dikendalikan oleh Iran, telah ditutup secara efektif sejak dimulainya serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Iran telah membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. (Wahyu Dwi Anggoro)